Wednesday, 29 July 2015

LOWONGAN TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL PROGRAM PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA (P3MD) TAHUN 2015



 Membutuhkan segera :
1.  Tenaga Ahli Pengembangan Teknologi Tepat Guna (Penempatan di Kabupaten)
2.  Tenaga Ahli Pengembangan Pelayanan Dasar (Penempatan di Kabupaten)
3.  Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif  (Penempatan di Kabupaten)
4.  Tenaga Ahli Sarana-Prasarana Desa (Penempatan di Kabupaten)
5.  Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa (Penempatan di Kabupaten)
6.  Pendamping Desa/Fasilitator Kecamatan (Penempatan di Kecamatan)
7.  Pendamping Lokal Desa (Penempatan di Desa)

Un            Untuk bertugas di dalam wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.
Persyaratan  Umum :
Untuk posisi TENAGA AHLI  :
a.    Berpengalaman bekerjasama dengan aparat pemerintah daerah kabupaten/kota
b.    Berpengalaman melakukan pelatihan bagi masyarakat desa mencakup aspek penyusunan modul sederhana, fasilitasi penyelengaraan pelatihan, fasilitasi kaderisasi, menguasai metodologi pendidikan orang dewasa
c.    Pengalaman minimal di bidang pemberdayaan masyarakat untuk S1 adalah 4 tahun dan untuk D III adalah 6 tahun
d.    Mampu mengoperasikan komputer minimal Microsoft Office (MS Word, MS Exel) dan jaringan internet
e.    Mampu berkomunikasi dengan baik, lisan dan tertulis dalam bahasa Indonesia
f.     Mampu memfasilitasi dan bekerjasama dalam satu tim
g.    Pada saat melakukan pendaftaran usia maksimal 50 tahun
h.    Sanggup bertempat tinggal di lokasi penugasan
i.     Tidak berstatus sebagai pegawai, baik pegawai tetap maupun pegawai kontrak pada instansi manapun
Persyaratan Khusus :
1. Untuk posisi Tenaga Ahli Pengembangan Teknologi Tepat Guna
a.    Berpengalaman melakukan pendampingan dan advokasi kepada masyarakat desa dalam rangka pendayagunaan teknologi tepat guna (TTG)
b.    Berpengalaman memfasilitasi pengembangan TTG, promosi TTG, dan pendayagunaan TTG dalam rangka pendayagunaan  sumber daya desa
c.    Pendidikan Strata 1 atau Diploma III dari semua bidang disiplin ilmu, diutamakan ilmu teknik semua jurusan atau ilmu teknologi pertanian (termasuk perikanan, kehutanan, peternakan, perkebunan)
2. Untuk posisi Tenaga Ahli Pengembangan Pelayanan Dasar
a.    Berpengalaman melakukan pendampingan dan advokasi kepada masyarakat desa dalam rangka pengembangan  pelayanan dasar
b.    Berpengalaman dalam memfasilitasi perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan kegiatan pelayanan dasar (pendidikan, kesehatan, pemberdayaan keluarga, penanggulangan kemiskinan, pemberdayaan perempuan dan anak, pemberdayaan warga difabel, dan kelompok marginal, penanganan konflik sosial, pengembangan informasi desa)
c.    Pendidikan Strata 1 atau Diploma III dari semua bidang disiplin ilmu
3. Untuk posisi Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif
a.     Berpengalaman melakukan pendampingan dan advokasi kepada masyarakat desa dalam rangka pembangunan desa
b.     Berpengalaman memfasilitasi pembangunan partisipatif, manajemen swakelola pembangunan desa, dan pengawasan berbasis komunitas
c.      Berpengalaman memfasilitasi pengelolaan keuangan desa untuk pembiayaan pembangunan desa
d.     Berpengalaman memfasilitasi masyarakat desa dalam menyusun rencana anggaran biaya pembangunan desa sesuai dengan harga satuan setempat
e.     Mampu melakukan teknik fasilitasi kelompok-kelompok masyarakat desa dalam musyawarah desa
f.      Pendidikan Strata 1 atau Diploma III dari semua bidang disiplin ilmu, diutamakan ilmu ekonomi studi pembanguan
4. Untuk posisi Tenaga Ahli Sarana-Prasarana Desa
a.    Berpengalaman melakukan pendampingan dan advokasi kepada masyarakat desa     dalam rangka penyediaan sarana-prasarana desa
b.    Berpengalaman dalam memfasilitasi perencanaan, pelaksanaan, dan kontrol pekerjaan teknik dalam rangka pembangunan sarana-prasarana desa
c.    Pendidikan Strata 1 atau Diploma III dari disiplin ilmu teknik sipil
5. Untuk posisi Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa
a.    Berpengalaman melakukan pendampingan dan advokasi kepada masyarakat desa dalam rangka pemberdayaan masyarakat desa
b.    Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam pemberdayaan masyarakat
c.    Memiliki pengalaman dalam pengorganisasian masyarakat desa
d.    Mampu melakukan teknik fasilitasi kelompok-kelompok masyarakat desa dalam  musyawarah desa
e.    Memiliki kepekaan terhadap kebiasaan, adat istiadat, dan nilai-nilai budaya masyarakat
f.     Mengenal adat-istiadat, kultur budaya, tradisi dan kearifan lokal masyarakat di lokasi tugas, termasuk didalamnya dapat berkomunikasi dengan bahasa daerah setempat
g.    Pendidikan Strata 1 atau Diploma III dari semua bidang disiplin ilmu
6. Untuk posisi Pendamping Desa
a.    Memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam pemberdayaan masyarakat
b.    Memiliki pengalaman dalam pengorganisasian masyarakat desa
c.    Mampu melakukan pendampingan usaha ekonomi masyarakat desa
d.    Mampu melakukan teknik fasilitasi kelompok-kelompok masyarakat desa dalam  musyawarah desa
e.    Memiliki kepekaan terhadap kebiasaan, adat istiadat, dan nilai-nilai budaya masyarakat
f.     Mengenal adat-istiadat, kultur budaya, tradisi dan kearifan lokal masyarakat di lokasi tugas, termasuk didalamnya dapat berkomunikasi dengan bahasa daerah setempat
g.    Latar belakang pendidikan dari semua bidang disiplin ilmu, Srata 1 dengan pengalaman yang relevan dengan program pemberdayaan masyarakat minimal 2 (dua) tahun, atau Diploma III dengan pengalamn kerja yang relevan minimal 4 (empat) tahun
h.    Pada saat melakukan pendaftaran, usia calon pendamping maksimal 45 tahun
i.     Tidak berstatus sebagai pegawai, baik pegawai tetap maupun pegawai kontrak pada instansi manapun
7. Untuk posisi Pendamping Lokal Desa
a.    Pendidikan minimal Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP/SMP) atau sederajat
b.    Diutamakan memiliki pengalaman berorganisasi dan pernah aktif dalam kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa, minimal 2 (dua) tahun, seperti pelatihan, kerja sosial, panitia pembangunan, maupun kegiatan lainnya yang relevan dengan kebutuhan pendampingan masyarakat
c.    Mengenal adat-istiadat, kultur budaya, tradisi dan kearifan lokal masyarakat di lokasi tugas, termasuk didalamnya dapat berkomunikasi dengan bahasa daerah setempat
d.    Bertempat tinggal di salah satu desa lokasi dampingan atau di desa yang berdekatan dengan desa-desa lokasi dampingan
e.    Pada saat melakukan pendaftaran, usia calon pendamping lokal desa minimal 25 tahun dan maksimal 45 tahun

TATA CARA DAN SYARAT PENDAFTARAN
Bagi pelamar yang memenuhi kriteria seperti tersebut diatas dapat mengajukan Surat Lamaran Kerja dengan melampirkan :
·      Curriculum Vitae (CV) / Daftar Riwayat Hidup
·      Copy Ijazah terakhir yang telah dilegalisir
·      Copy Transkrip Akademik yang telah dilegalisir
·      Copy KTP yang masih berlaku
·      Pas Foto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar

PENYAMPAIAN LAMARAN
·      Surat Lamaran ditujukan kepada :
Satuan Kerja Program Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Kalimantan Tengah (BPMPD)
 Jl. Brigjend Katamso No. 09 Palangka Raya – 73112 Telepon : (0536) 3221585
·      Surat lamaran dikirimkan langsung ke alamat tersebut di atas, atau ke alamat email :
·      Cantumkan Posisi yang dilamar pada sudut kiri amplop
·      Dokumen lamaran kami terima paling lambat tanggal 5 Agustus 2015
Bagi pelamar yang memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan akan dipanggil untuk mengikuti seleksi aktif.
Khusus bagi pelamar Pendamping Lokal Desa yang lulus berkas

Sunday, 9 November 2014

Realisasi Kegiatan Oktober 2014



PNPM MANDIRI PERDESAAN
KABUPATEN BARITO SELATAN

1.1               Gambaran Umum Kabupaten Barito Selatan        

Kabupaten Barito Selatan secara geografis terletak pada posisi membujur atau memanjang disepanjang sungai Barito  yang berbatasan dengan Kabupaten Barito Utara di sebelah utara, Kabupaten Barito Timur di sebelah Timur, Kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan di sebelah Selatan dan Kabupaten Kapuas di sebelah Barat.
Luas Wilayah Kabupaten Barito Selatan adalah 8.830 Km2 dengan jumlah penduduk 127.254 jiwa terdiri  64.852 laki-laki dan 62.402 perempuan yang berada di  6 ( Enam ) Kecamatan yaitu Kecamatan Jenamas, Dusun Hilir, Karau Kuala, Dusun Selatan, Dusun Utara  dan Gunung Bintang Awai.
Kabupaten Barito Selatan telah mengikuti Program PNPM-MP sejak tahun 2007, dan sampai tahun 2014 ada 6 (enam) kecamatan yang berpartisipasi aktif mengikuti program PNPM-MP yaitu Kec. Dusun Selatan,Kec. Karau Kuala,   Kec. Dusun Hilir, Kec.Jenamas, Kec. Gunung Bintang Awai dan Kec. Dusun Utara. Tahun anggaran 2014, Kabupaten Barito Selatan masih berpartisipasi pada Program PNPM-MP untuk 6 (enam) kecamatan dengan alokasi anggaran BLM sebesar Rp. 4.500.000.000,- (APBN Rp.3.660.000.000,-, APBD Rp.840.000.000,- dan Tambahan APBD Perubahan sebesar Rp.431.880.000,-). Setelah dilakukan pemotongan 11,8% BLM APBN, maka dana APBN sebesar Rp.3.228.120.000,-
                       
1.2               Gambaran Umum Pelaksanaan Kegiatan PNPM-MPd  
Pada tahun 2014, Proses Review / Tinjauan Ulang RPJMDes/RKPDes telah dilaksanakan di kecamatan, namun diKecamatan Dusun Utara masih belum selesai. Oleh karena itu Fasilitator tingkat kecamatan agar lebih memperhatikan dan dapat memfasilitasi desa untuk melakukan Review RPJMDes tersebut dan Review RKPDes agar kualitasnya lebih baik.

Pelaksanaan kegiatan PNPM-MPd Tahun 2014 sampai dengan bulan September 2014 telah melaksanakan MAD Penetapan, Pencairan Dana BLM Kegiatan tahap I dan II APBN (85% APBN) dan DOK Tahap I dan II (53%), penyaluran Dana tahap I ke TPK, proses MDPJ I dan II dan pelatihan masyarakat, MAD Khusus terkait pemotongan dana BLM 11,8%, pencairan DOK tahap II bagi 5 Kecamatan selain Kecamatan Dusun Selatan, Penataan kelembagaan

Sampai bulan Oktober  2014 ini di Kecamatan Karau Kuala masih  kekosongan FK,  diharapkan akan segera ada penggantinya sehingga diharapkan dapat melakukan progress kegiatan yang masih ketinggalan atau pembenahan administrasi yang masih kurang lengkap. Fasilitator harus aktif dan berdomisili di kecamatan agar progress kegiatan berjalan sesuai RKTL dan administrasi kegiatan bisa dilengkapi.

1.3               Realisasi Kegiatan
a.      Kegiatan PNPM TA.2014
Sampai dengan bulan September 2014, pelaksanaan  kegiatan PNPM-MP 2014 sudah pencairan Dana BLM Kegiatan tahap I dan II APBN (85% APBN), Pencairan dana APBD 100%, DOK Tahap I dan II (53%), penyaluran dana tahap II, MDPJ I dan II, Pelatihan masyarakat , MAD Khusus terkait pemotongan dana BLM 11,8% di semua kecamatan, pencairan DOK tahap II bagi lima kecamatan selain Dusun Selatan.

-       Pencairan Dana BLM TA. 2014
Pencairan Dana BLM  untuk APBN sampai bulan Oktober  2014 sebesar Rp.2.745.000.000,- (85%) dari total APBN 3.228.120.000,- dan APBD 100% sebesar Rp.840.000.000, dan telah disalurkan ke TPK sebesar Rp.3.364.242.840,-(75% dari BLM).




-          Pencairan dan penyaluran DOK PNPM 2014
Pencairan DOK PNPM 2014 sampai dengan bulan Oktober 2014 sebesar Rp. 514.936.000,- (100%) dari total dana Rp.514.936.000,- dan telah digunakan sebesar RP.242.246.000,- (47%) dari total dana DOK

-          Progres Fisik
Progres pelaksanaan pekerjaan fisik secara Kabupaten sampai dengan bulan Oktober  2014 telah mencapai   79,89%.

-          Pelaksanaan Pelatihan Masyarakat
Progres pelaksanaan Pelatihan Masyarakat sampai bulan Oktober 2014 secara Kabupaten sudah mencapai 71%. Pelatihan yang belum dilaksanakan seperti pelatihan Tim Pemelihara dan Tim Pemantau Musrenbang (TPM).


1.4. Rencana Kegiatan
a.    Kegiatan PNPM-MP TA. 2014
Rencana kegiatan pada bulan Oktober 2014 adalah Pencairan dana BLM APBN Tahap III dan dana tambahan APBD Perubahan,  Penyaluran dana ke TPK, Monitoring dan supervisi kegiatan, Pelatihan masyarakat, Penataan kelembagaan.

 

Rapat Intern Kelembagaan BKAD, UPK, BP-UPK, TV Perguliran Kecamatan Dusun Selatan tanggal 14 Oktober 2014


           Monitoring pelaksanaan fisik di desa Muara Ripung Kec.Dusun Selatan